Minggu, 11 Maret 2012

5 Hutan Unik dan Aneh (Bagian I)

Isu pencemaran udara sudah semakin tegang di dunia. Sayangnya, Indonesia yang dijadikan paru-paru dunia, hutannya perlahan-lahan lenyap karena penebangan liar dan pendirian industri-industri. Gerakan-gerakan “hijau” dan pelaku industri bersaing mempertahankan misi masing-masing. Di pihak manakah Anda? Berikut uniknya.com merangkum lima hutan unik dan aneh di seluruh dunia. Mudah-mudahan artikel ini dan artikel sebelumnya terkait alam, khususnya yang mendorong gerakan hijau, bisa memberikan Anda inspirasi untuk ikut berpartisipasi dalam menyelamat bumi.

1.    Hutan Pulau Sentinel Utara (North Sentinel Island Forest)

Silahkan Klik untuk Melihat Gambar ...Tutup
Hutan Pulau Sentinel Utara (sumber: blogspot.com,uniknya.com)

“Saya percaya bahwa permasalahan terbesar kita adalah permasalahan yang sama yang sedang dihadapi oleh semua bangsa di dunia, dan itu adalah pengrusakan habitat.” Steve Irwin.
Pulau Sentinel Utara (North Sentinel Island) adalah salah satu Pulau Andaman di Teluk Bengal, Asia Selatan. Pulau ini terletak di sebelah barat dari bagian selatan Pulau Andaman Selatan. Pulau Sentinel Utara ini unik karena dikelilingi oleh terumbu karang dan memiliki sedikit pelabuhan alami. Untuk alasan itulah mengapa area ini tidak pernah dihuni oleh orang Eropa dan ditebang. Hampir seluruh pulau ini ditutupi oleh pohon yang usianya telah tua dan memiliki luas 72 km² (27.8 sq mi). Pulau Sentinel Utara telah menjadi rumah bagi suku pra-Neolitik terakhir yang dikenal sebagai Sentinelese.

2.    Hutan Bengkok (Crooked Forest)

Silahkan Klik untuk Melihat Gambar ...Tutup
Hutan Bengkok (sumber: blogspot.com,uniknya.com)

“Peristiwa terpenting dalam hidup muncul ketika kita menghadapi sebuah pemikiran yang mengejutkan.” Ralph Waldo Emerson.
The Crooked Forest adalah sebuah hutan kecil terdiri dari pohon pinus yang bentuknya ganjil dan berlokasi diluar desa Nowe Czarnowo, Polandia barat. Hutan ini mengandung sekitar 400 pohon pinus yang tumbuh membengkok 90 derajat pada dasar batangnya. Semua pohon di sana bengkok ke arah utara dan dikelilingi oleh sebuah hutan yang lebih besar yang dilebati oleh pohon pinus yang tumbuhnya lurus. Pohon-pohon bengkok ini ditanam sekitar tahun 1930 ketika area ini berada di dalam provinsi Pomerania, Jerman.

3.    Hutan Merah (Red Forest)

Silahkan Klik untuk Melihat Gambar ...Tutup
Hutan Merah (sumber: blogspot.com,uniknya.com)

“Angin sepoi-sepoi menyapu jagung, dan semua alam tertawa di bawah sinar mentari.” Anne Bronte

Hutan Merah atau Worm Wood Forest berlokasi di dalam area seluas 10 kilometer (6.2 mile) mengelilingi Pembangkit Tenaga Nuklir Chernobyl, dekat kota Pripyat, Ukraina. Setelah kecelakaan nuklir Chernobyl tanggal 26 April 1986, Worm Wood Forest ini berubah warna menjadi cokelat jahe dan mati. Selama usaha pembersihan, hampir semua pohon dilibas dan dikubur dalam “kuburan limbah.” Parit-paritnya ditutup dengan “karpet pasir” dan ditimpah dengan anak-anak pohon pinus baru. Kini, Red Forest menjadi salah satu area paling terkontaminasi di dunia. Hutan ini mengandung campuran pinus tua, bersama dengan pohon-pohon baru yang ditanam pada tahun 1986. Lebih dari 90% radioaktifitas Red Forest dikonsentrasikan di dalam tanah.

4.    Perbukitan Kastanye (Chestnut Hills)

Silahkan Klik untuk Melihat Gambar ...Tutup
Perbukitan Kastanye (sumber: blogspot.com,uniknya.com)

“Di bawah pohon kastanye yang tersebar saya menjual Anda dan Anda menjual saya: Disana mereka berada, dan disini kita berada, di bawah pohon kastanye yang tersebar.” George Orwell.
Kutukan kastanye adalah sebuah penyakit membinasakan yang telah menyerang pohon kastanye Amerika dan menyebabkan kepunahan massal pohon di Amerika Serikat bagian timur. Penyakit ini secara tak sengaja menyerang Amerika Utara sekitar tahun 1900, melalui impor kayu kastanye atau melalui impor pohon kastanye. Sekitar tahun 1940, hampir semua pohon kastanye Amerika hilang. Pohon menakjubkan ini tumbuh setinggi 200 kaki (61 meter), dengan diameter batang 14 kaki (4.2 meter).

5.    Lautan Pohon (Sea of Trees)

Silahkan Klik untuk Melihat Gambar ...Tutup
Lautan Pohon (sumber: blogspot.com,uniknya.com)

“Kelaziman bunuh diri, tak diragukan lagi, adalah sebuah ujian dari tingginya peradaban; hal ini berarti bahwa pertumbuhan penduduk di negara terkait sedang menyudahi sistem intelektual dan kuat sampai pada titik tegangnya dan hal ini juga berarti bahwa ujian tersebut kadang menyentak.” Henry Ellis.

Lautan Pohon atau Aokigahara adalah sebuah hutan yang berlokasi di dasar utara Gunung Fuji, Jepang. Hutan ini mengandung sejumlah gua-gua besar yang tersembunyi dan pohon-pohon raksasa. Hutan ini sangat gelap dan pohon-pohonnya tumbuh tebal, sehingga satu-satunya cahaya yang dapat dilihat dari dalam hutan itu adalah hanya sekumpulan sinar matahari. Aokigahara tidak memiliki margasatwa dan dikenal sebagai tempat yang cukup menakutkan. Pada masa modern, Sea of Trees telah memperoleh reputasi atas dua hal, pemandangan Gunung Fuji yang mempesona dan bunuh diri. Saat ini tidak ada statistik yang dapat diandalkan untuk total angka bunuh diri di dalam hutan tersebut. Namun pada tahun 2004, 108 mayat ditemukan di dalam Aokigahara. (**)

Sumber: berbagai sumber, uniknya.com, Maret 2012

Gambaran Kota Terapung di Masa Depan

Populasi manusia di bumi yang telah mencapai 70 miliar orang, membuat sebagian orang khawatir akan habisnya lahan kosong di muka bumi. Ditambah lagi adanya hasil penelitian yang menyebutkan dalam satu detik lahir tiga bayi di seluruh dunia.

Kota Terapung
Hal tersebutlah yang menginspirasi lahirnya mahakarya desain yang disebut Floating City atau Kota Terapung. Desain kota masa depan ini merupakan karya arsitek China, Wei Zhao. Dalam bahasa mandarin kota ini disebut Tian shan ren jian atau yang diartikan sebagai surga dan bumi, yang merupakan bentuk manifestasi fisik dari lukisan China, ShanShui yang melambangkan kehidupan yang ideal.

Wei Zhao, mungkin saja satu dari sekian banyak orang yang memikirikan kondisi masa depan bumi. Dengan bertambahnya populasi manusia, maka sumber daya alam pun makin terbatas, lingkungan akan semakin bermasalah, bumi pun semakin tua, lapisan ozon menipis, air bersih kian sulit dan hilangnya keanekaragaman hayati.

Untuk itulah dia merancang sebuah kota yang mengambang di udara. Tidak memerlukan tanah, namun, dalam kota yang bentuknya seperti pesawat UFO ini juga terdapat gunung, sungai, dan hutan.

Sesuai rancangan Wei Zhao, kota terapung dioperasikan oleh teknolngi maglev, yakni sebuah teknologi levitasi magnet yang dapat mengangkat objek dengan menggunakan prinsip magnet dalam ilmu fisika. Demikian seperti dilansir situs gooood, Rabu (7/3/2012).

Sebuah energi tolakan yang disebabkan oleh magnet pesawat dan magnet bumi akan mengontrol gelombang magnetik di uadra. Selain itu, terdapat molekul-molekul magnet dalam jumlah yang besar, didistribusikan di bagian bawah busur kota yang mengambang. Dengan mengubah gelombang magnetik tolakan dan gaya tarik menarik antara wadah kota dan bumi, maka daerah tersebut dapat mengapung seperti selancar di udara.

Dalam pemikiran sang arsitek, ke depannya kehidupan di kota terapung harus lebih baik daripada bumi di bawahnya. Tidak ada polusi udara, sampah, dan siklus kehidupan tetap berjalan sebagaimana mestinya. Tanaman sumber makanan akan dibangun di kabin yang berbeda dengan kabin perumahan.

Kota Terapung Masa Depan Oleh desainer dari China www.gooood.hk
Sebagai alat transportasi antara kota terapung dengan bumi, akan digunakan pesawat suspensi magnetik kecil. Segala sesuatu dapat didaur ulang dan dikonsumsi kembali, untuk mewujudkan tujuan nol emisi.

Sepintas, proyek masa depan ini seakan-akan seperti sebuah imajinasi yang terlampau tinggi. Namun, bukan berarti segalanya tidak mungkin terjadi. Apalagi tujuan utama kota terapung ini adalah untuk menghentikan kerusakan alam akibat ulah manusia dan memberikan kesempatan pada bumi untuk pulih.

Inilah, Simbol Cinta Alam Untuk Manusia

Bila bulan Februari ini banyak remaja yang mengungkapkan kasih sayang mereka pada lawan jenis dengan memberikan coklat berbentuk hati, maka tahukah Anda bahwa sebenarnya di alam ini ada banyak sekali simbol cinta berbentuk hati yang terjadi secara alami.


Misalnya, sebuah danau di Fraser Island, wilayah lepas pantai timur Australia yang bernamadanau Mc Kenzie. Danau ini jika dilihat dari udara nampak seperti hati. Dengan air yang jernih dan pasir putihnya yang bersih, membuat pengunjung dapat merasakan ‘tanda cinta’ yang besar dari alam.

Sebuah hutan pinus yang unik, terletak di tepi danau bernama Walchen Pegunungan Alpen Bavaria, Jerman membentuk hati. Entah apakah tanaman pinus yang tumbuh di pulau berbentuk hati tersebut memang sengaja di tanam, ataukah tumbuh dengan sendirinya.




Di lepas pantai Kepulauan Whitsunday menunjukkan sebuah karang di Reef Hardy, dekat Kepulauan Whitsunday di sebelah utara pantai timur Australia, yang membentuk simbol cinta.

Bulan kasih sayang atau bukan, alam selalu memberikan bentuk cinta yang tulus pada manusia. Jadi, seharusnyalah manusia membalas cinta alam itu dengan tidak merusaknya. Setuju bukan?

Inilah, Keindahan Aurora dari Badai Matahari





Minggu ini, penduduk Bumi dibuat dag dig dug dengan fenomena alam, badai matahari. Matahari memasuki siklus 11 tahunan dengan letupan-letupan lidah apinya.

Badai matahari ini dikhawatirkan akan mengganggu teknologi di bumi mengingat partikel bermuatan yang terpancar dan sampai bumi menciptakan medan magnetik. Badai matahari diketahui dapat mengganggu jaringan listrik, navigasi satelit, dan rute pesawat.

Namun, sejauh ini tidak ada laporan insiden besar meski manusia tetap harus waspada mengingat badai matahari ini masih berlangsung dan mencapai puncaknya akhir 2013 hingga 2014.

Satu 'penghiburan' yang dapat dinikmati manusia dari badai matahari ini adalah penampakan Aurora atau Cahaya Utara.


Beberapa laporan mengenai penampakan cahaya cantik ini dari dari berbagai belahan bumi. Rob Steenburgh, petugas dari Space Weather Prediction Center, Colorado mengatakan ada laporan bahwa aurora muncul di Kanada dan tenggelam di lapisan utara bagian Amerika Serikat.



Aurora juga tampak di Australia. Pengemudi truk yang kembali dari tambang berlian di wilayah Northwest, Australia menikmati pemandangan terbaik aurora di atas Prosperous Lake.



Selain Australia dan Kanada, aurora juga tampak di Amerika Utara. Cahaya ini mencapai puncaknya di Kamis malam.

Money Free

Finance Freedom Success